Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Sa Cap Meh dan Cap Go Meh dalam Tradisi Imlek
FAKTANASIONAL.NET, LIFESTYLE – Perayaan Tahun Baru Imlek memiliki rangkaian tradisi yang panjang dan penuh makna. Bagi masyarakat awam, istilah Sa Cap Meh dan Cap Go Meh mungkin terdengar serupa, namun keduanya merujuk pada waktu dan aktivitas yang…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET, LIFESTYLE – Perayaan Tahun Baru Imlek memiliki rangkaian tradisi yang panjang dan penuh makna.
Bagi masyarakat awam, istilah Sa Cap Meh dan Cap Go Meh mungkin terdengar serupa, namun keduanya merujuk pada waktu dan aktivitas yang sangat berbeda dalam kalender lunar.
Memahami perbedaan keduanya sangat penting untuk mengapresiasi kekayaan budaya Tionghoa. Berikut adalah perbedaan mendasar antara Sa Cap Meh dan Cap Go Meh:
Baca Juga: Bukan Hanya Kue Keranjang, Ini 5 Hidangan Khas Imlek yang Penuh Makna
Sa Cap Meh: Malam Ambang Tahun Baru
Sa Cap Meh secara harfiah berarti malam tanggal 30 bulan pertama (bulan terakhir di tahun lama). Ini adalah momen penutup tahun.
- Fokus Utama: Kebersamaan keluarga inti (reunion).
- Tradisi: Aktivitas utama adalah makan malam bersama atau tuan yuan fan. Anggota keluarga yang merantau akan berusaha pulang untuk berkumpul. Selain itu, ada tradisi shou sui, yaitu begadang hingga tengah malam untuk menyambut pergantian tahun sekaligus mendoakan panjang umur bagi orang tua.
Suasana: Lebih bersifat privat, hangat, dan dilakukan di dalam rumah masing-masing. - Cap Go Meh: Puncak dan Penutup Perayaan Imlek
- Fokus Utama: Perayaan publik dan rasa syukur.
- Tradisi: Berbeda dengan Sa Cap Meh yang privat, Cap Go Meh dirayakan secara meriah di luar ruangan. Identik dengan festival lampion, pertunjukan barongsai, naga (liong), hingga pawai budaya. Di beberapa daerah seperti Kalimantan Barat, perayaan ini juga diwarnai dengan atraksi tatung.
Suasana: Sangat ramai, meriah, penuh cahaya lampion, dan melibatkan masyarakat luas dari berbagai kalangan. - Kesimpulan Perbedaan
Baca Juga: Cap Go Meh Pontianak 2026 Bertepatan dengan Ramadan, Pawai Naga Digelar Malam Hari
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.