Fakta Nasional

Sindikat Pungli Biosolar Subsidi Dikepung Polisi, Polda Kalsel Sapu Bersih Preman SPBU

FAKTANASIONAL.NET - Keluhan massal ratusan pengemudi truk angkutan barang terkait pungutan liar di wilayah Kalimantan Selatan langsung direspons secara tegas oleh aparat kepolisian setempat. Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel melalui Tim Re…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 19 May 2026 📖 1 menit
Sindikat Pungli Biosolar Subsidi Dikepung Polisi, Polda Kalsel Sapu Bersih Preman SPBU
Sindikat Pungli Biosolar Subsidi Dikepung Polisi, Polda Kalsel Sapu Bersih Preman SPBU/(macan kalsel)

FAKTANASIONAL.NET - Keluhan massal ratusan pengemudi truk angkutan barang terkait pungutan liar di wilayah Kalimantan Selatan langsung direspons secara tegas oleh aparat kepolisian setempat. Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel melalui Tim Resmob Macan Kalsel menggelar operasi pembersihan premanisme besar-besaran di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Sebagaimana dilansir dari laporan berkala media Antara pada 19 Mei, operasi kilat ini diluncurkan guna memulihkan ketertiban dalam sistem distribusi bahan bakar subsidi yang selama ini dinilai sangat carut-marut akibat ulah oknum pelaku jalanan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel, Kombes Pol Frido Situmorang, mengungkapkan di Banjarbaru bahwa beberapa tersangka berhasil diringkus bersama barang bukti berupa uang tunai hasil pemerasan.

Operasi berskala luas ini dipimpin secara langsung oleh Kasubdit 3 Jatanras Kompol Dedy Yudanto.

Petugas bergerak menyisir empat titik krusial lintas kabupaten/kota, meliputi SPBU Jalan Trikora Banjarbaru, SPBU Benua Anyar Banjarmasin, SPBU Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, hingga SPBU Anjir Pasar di Kabupaten Barito Kuala. Di lokasi tersebut, para pelaku kedapatan memaksa sopir membayar uang.

Aksi penindakan tegas ini dipicu oleh aksi demonstrasi besar-besaran ratusan sopir truk di halaman Kantor Gubernur Kalsel pada Rabu (13/5). Para demonstran mengeluhkan dominasi kelompok pelansir biosolar yang diduga sengaja bekerja sama dengan oknum internal SPBU setempat.

Menurut pengakuan para pengemudi kepada petugas di lapangan, mereka diwajibkan menyetor uang berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp100 ribu demi mendapatkan slot antrean solar subsidi agar bisa bekerja mencari nafkah.

Kombes Pol Frido menegaskan bahwa praktik premanisme berkedok uang parkir ini tidak akan ditoleransi lagi. Pihak Polda Kalsel mengimbau agar masyarakat terus memberikan informasi valid guna memberantas kejahatan jalanan ini secara tuntas.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK