Fakta Nasional

Sinergi Lintas Sektor: Strategi Pemkot Banjarmasin Perangi Penyakit Menular dan Tidak Menular

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Kota Banjarmasin kini meningkatkan upaya komprehensif dalam pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P). Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya tantangan kesehatan masyarakat, mulai dari ancaman TBC dan H…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 26 May 2026 📖 1 menit
Sinergi Lintas Sektor: Strategi Pemkot Banjarmasin Perangi Penyakit Menular dan Tidak Menular
Sinergi Lintas Sektor: Strategi Pemkot Banjarmasin Perangi Penyakit Menular dan Tidak Menular/(ig)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Kota Banjarmasin kini meningkatkan upaya komprehensif dalam pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P).

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya tantangan kesehatan masyarakat, mulai dari ancaman TBC dan HIV/AIDS hingga tingginya prevalensi penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, jantung, stroke, serta kanker.

Sebagaimana dilansir dari pemberitaan resmi Pemerintah Kota Banjarmasin per 26 Mei 2026, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak dapat berjalan sendiri.

Menurutnya, isu kesehatan adalah tanggung jawab kolektif yang memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen, mulai dari tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), jajaran kecamatan, kelurahan, hingga partisipasi langsung dari masyarakat.

Pendekatan ini berfokus pada penguatan koordinasi dan advokasi yang intensif. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, pemerintah berharap sistem deteksi dini terhadap berbagai penyakit dapat berjalan lebih efektif di lapangan.

Sinergi lintas sektor dianggap sebagai fondasi krusial untuk memastikan program kesehatan pemerintah menyentuh lapisan masyarakat terbawah.

Selain penguatan koordinasi, pemerintah kota juga menggenjot edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara masif.

Langkah ini dibarengi dengan komitmen untuk meningkatkan cakupan imunisasi di seluruh wilayah Banjarmasin guna membentuk kekebalan kelompok yang lebih tangguh.

Strategi yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi lebih menekankan pada aspek promotif dan preventif. Melalui langkah "cegah lebih awal dan kendalikan bersama," Pemerintah Kota Banjarmasin optimistis dapat menekan angka kesakitan di tengah masyarakat.

Harapannya, upaya konsisten ini mampu menciptakan lingkungan kota yang lebih sehat, produktif, dan mendukung kesejahteraan warga secara berkelanjutan demi Banjarmasin yang lebih maju.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK