Fakta Nasional

SMAN 2 Banjarmasin Tak Naikkan Belasan Atlet KKO, Dispora Pindahkan Siswa Demi Lanjut Sekolah

FAKTANASIONAL.NET – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan menyayangkan keputusan SMAN 2 Banjarmasin yang tidak menaikkan kelas belasan siswa atlet yang tergabung dalam program Kelas Khusus Olahraga (KKO). Kebijakan tersebut dinilai…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 22 July 2026 📖 1 menit
SMAN 2 Banjarmasin Tak Naikkan Belasan Atlet KKO, Dispora Pindahkan Siswa Demi Lanjut Sekolah
SMAN 2 Banjarmasin Tak Naikkan Belasan Atlet KKO, Dispora Pindahkan Siswa Demi Lanjut Sekolah/ilustrasi
) -->

FAKTANASIONAL.NET – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan menyayangkan keputusan SMAN 2 Banjarmasin yang tidak menaikkan kelas belasan siswa atlet yang tergabung dalam program Kelas Khusus Olahraga (KKO).

Kebijakan tersebut dinilai berdampak pada kondisi psikologis para atlet yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Palembang, Sumatera Selatan.

Kasi Pengelolaan Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kalsel, Asfia Urrahman, mengatakan persoalan tersebut mengganggu fokus latihan para atlet.

"Dengan masalah ini mental atlet binaan kami jadi terganggu. Padahal tidak lama lagi mereka akan ke Palembang untuk kejuaraan nasional sehingga harus fokus latihan," ujar Asfia, dikutip dari WartaBanjar, Selasa (21 Juli 2026).

Dari belasan siswa yang tidak naik kelas pada tahun ajaran 2026/2027, lima di antaranya merupakan atlet binaan Dispora Kalsel yang berasal dari cabang olahraga sambo, angkat besi, dan dayung.

Pihak SMAN 2 Banjarmasin menegaskan keputusan tersebut diambil berdasarkan ketentuan akademik yang berlaku.

Asisten Kehumasan Bidang Komunikasi dan Kemitraan SMAN 2 Banjarmasin, Rano Welum, menjelaskan para siswa tidak memenuhi syarat kenaikan kelas karena nilai akademik yang kurang serta tidak menyelesaikan sejumlah tugas dari guru.

"Oke (mereka) siswa atlet berprestasi. Tapi kami juga punya aturan terkait tugas, absensi. Banyak hal yang pada prinsipnya harus seimbang," kata Rano.

Asfia mengungkapkan Dispora bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kalsel telah melakukan pertemuan dengan pihak sekolah untuk mencari jalan keluar.

Namun, SMAN 2 Banjarmasin tetap mempertahankan keputusannya sehingga solusi yang diambil adalah memindahkan para siswa ke sekolah lain.

"Jadi, kami akhirnya mencari solusi untuk dipindahkan ke sekolah lain supaya tetap bisa naik kelas," ujar Asfia.

Ia juga mengaku terkejut karena selama ini tidak ada komunikasi dari pihak sekolah mengenai persoalan akademik atlet binaan Dispora.

Sembari menunggu arahan Disdik Kalsel, para siswa direncanakan dipindahkan ke SMAN 12 Banjarmasin meski sekolah tersebut belum memiliki program KKO.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK