Fakta Nasional

Strategi Wali Kota Banjarmasin Cetak Mantan Narapidana Mandiri Lewat Investasi Sosial

FAKTANASIONAL.NET - Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR mendorong penguatan kemandirian warga binaan melalui program investasi sosial yang berkelanjutan. Langkah strategis ini direalisasikan lewat peluncuran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingku…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 20 May 2026 📖 1 menit
Strategi Wali Kota Banjarmasin Cetak Mantan Narapidana Mandiri Lewat Investasi Sosial
Strategi Wali Kota Banjarmasin Cetak Mantan Narapidana Mandiri Lewat Investasi Sosial
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR mendorong penguatan kemandirian warga binaan melalui program investasi sosial yang berkelanjutan.

Langkah strategis ini direalisasikan lewat peluncuran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bernama Pelita Warna di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin pada Selasa (19/05) pagi hari secara resmi.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kepedulian dunia usaha terhadap masa depan para narapidana.

Dalam agenda penting tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Kalimantan bertindak sebagai donatur utama yang menyalurkan bantuan sarana dan prasarana produktif untuk menyokong pembinaan keterampilan di dalam lapas secara komprehensif.

Menurut Yamin, tantangan terbesar bagi warga binaan bukan sekadar menghirup udara bebas setelah masa tahanan selesai dijalani.

Fase krusial yang sesungguhnya adalah bagaimana mereka mampu beradaptasi kembali, diterima oleh lingkungan sosial masyarakat luas, dan memiliki kapasitas ekonomi untuk hidup mandiri tanpa mengulangi kesalahan masa lalu.

"Program Pelita Warna ini bukan sekadar bantuan fasilitas fisik belaka. Ini adalah investasi sosial jangka panjang untuk membentuk keterampilan baru, memupuk disiplin, dan mengobarkan semangat baru bagi warga binaan," ujar Yamin di hadapan jajaran Pelindo dan petugas institusi Lapas tersebut.

Ia juga berpesan agar seluruh warga binaan memanfaatkan peluang asimilasi dan edukasi ini dengan sungguh-sungguh. Fasilitas pembinaan yang diberikan diharapkan menjadi ruang tumbuh optimal untuk meningkatkan kompetensi kerja. Transformasi karakter ini memerlukan keteguhan hati dari dalam diri masing-masing individu agar bantuan yang disalurkan membuahkan hasil nyata yang optimal bagi masa depan.

Melalui kemitraan strategis ini, Lapas Kelas IIA Banjarmasin diharapkan tidak hanya menjadi tempat penahanan konvensional, melainkan wadah inkubasi produktif. Upaya sinergis antara Pemkot Banjarmasin dan pihak Pelindo ini diproyeksikan mampu mencetak alumni lapas yang siap berkontribusi positif bagi roda perekonomian daerah.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK