Target Pemulihan Kilat: Prabowo Janji Listrik Sumatera Normal 100% dalam Seminggu
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan target ambisius untuk pemulihan aliran listrik di wilayah Sumatera yang dilanda bencana. Dalam kunjungannya di MAN 1 Langkat, Sumatera Utara, pada Minggu (14/12/2025), Presiden…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan target ambisius untuk pemulihan aliran listrik di wilayah Sumatera yang dilanda bencana. Dalam kunjungannya di MAN 1 Langkat, Sumatera Utara, pada Minggu (14/12/2025), Presiden menyatakan harapannya agar aliran listrik dapat pulih sepenuhnya, mencapai 100 persen, dalam kurun waktu satu minggu mendatang. Saat ini, masih ada beberapa titik di lokasi bencana yang belum teraliri listrik secara normal.
Meskipun demikian, Presiden Prabowo mengingatkan masyarakat untuk bersabar dan tidak berharap pemulihan akan terjadi secara instan. Beliau menegaskan bahwa proses ini memerlukan kerja keras dari semua pihak, bukan bergantung pada mukjizat semata.
Bukan Tongkat Nabi Musa
“Insyaallah kita harapkan mungkin satu minggu bisa pulih. Tapi jangan berharap semua bisa sekejap. Saya sudah katakan berkali-kali, saya tidak punya tongkat Nabi Musa. Yang ada adalah kerja keras semua pihak," tegas Prabowo. Pernyataan ini menunjukkan komitmen untuk bekerja cepat dan efisien, namun tetap realistis terhadap tantangan di lapangan. Presiden juga memastikan bahwa selain listrik, infrastruktur vital lainnya akan segera difungsikan kembali.
Fokus Pemulihan Infrastruktur Kritis
Salah satu fokus utama pemulihan adalah pada sarana mobilitas seperti jalan dan jembatan. Infrastruktur ini sangat penting untuk kembali menghubungkan masyarakat yang tinggal di daerah terisolasi. Presiden menyebutkan, upaya pembukaan akses terus dilakukan di daerah paling terisolasi seperti Takengon. Di Bener Meriah, jembatan yang sempat rusak juga dilaporkan sudah berfungsi kembali. Sebelumnya, pada Jumat (12/12/2025), Presiden sempat mengunjungi posko pengungsian di Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Takengon, untuk meninjau langsung kondisi warga dan upaya pemulihan infrastruktur pascabencana.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.