Tarif TransJakarta Rp 3.500 Segera Berakhir? Dishub Targetkan Kajian Selesai Tahun Ini
FAKTANASIONAL.NET - Wacana kenaikan tarif bus TransJakarta kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan komuter ibu kota. Setelah bertahan selama 17 tahun sejak 2007, tarif flat Rp 3.500 dinilai sudah tidak lagi relevan dengan biaya operasional d…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Wacana kenaikan tarif bus TransJakarta kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan komuter ibu kota.
Setelah bertahan selama 17 tahun sejak 2007, tarif flat Rp 3.500 dinilai sudah tidak lagi relevan dengan biaya operasional dan inflasi saat ini. Pemprov Jakarta kini tengah melakukan pendalaman serius terhadap usulan dari berbagai pihak terkait penyesuaian harga tiket.
Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syafrin Liputo, menyatakan pada Kamis, 19 Maret 2026, bahwa kajian kenaikan tarif ini melibatkan banyak elemen, termasuk Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ). Meski masyarakat mulai khawatir, Syafrin memastikan bahwa keputusan akhir belum diketuk palu.
Targetnya, seluruh kajian teknis dan dampak ekonomi akan rampung pada akhir tahun 2024 sebagai bahan pertimbangan pimpinan.
Salah satu skema yang mencuat adalah penerapan tarif dinamis di jam-jam sibuk. DTKJ mengusulkan angka Rp 4.000 pada pagi hari dan Rp 5.000 pada sore hari saat beban penumpang mencapai puncaknya.
Meskipun ada tekanan untuk menaikkan tarif guna mendukung elektrifikasi armada bus listrik, Pemprov Jakarta menegaskan bahwa persetujuan DPRD tetap menjadi syarat mutlak sebelum kebijakan ini resmi diberlakukan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.