Fakta Nasional

Tatap Regenerasi Skuad 2030, PSSI Proses Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery

FAKTANASIONAL.NET — Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengonfirmasi bahwa federasi telah memulai langkah formal untuk memproses naturalisasi dua pemain keturunan baru, Mitchell Baker dan Luke Vickery. Kedua pemain muda tersebut bahkan terpantau sudah mul…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 09 June 2026 📖 1 menit
Tatap Regenerasi Skuad 2030, PSSI Proses Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
Ketua PSSI - Erick Thohir/antara.

FAKTANASIONAL.NET — Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengonfirmasi bahwa federasi telah memulai langkah formal untuk memproses naturalisasi dua pemain keturunan baru, Mitchell Baker dan Luke Vickery.

Kedua pemain muda tersebut bahkan terpantau sudah mulai bergabung dalam sesi latihan bersama Timnas Indonesia.

Mitchell Baker merupakan penyerang yang saat ini merumput bersama klub Amerika Serikat, Vermont Green FC.

Sementara itu, Luke Vickery beroperasi sebagai penyerang sayap (winger) untuk klub kasta tertinggi Australia, Macarthur FC.

Baca Juga: Nilai Ada Motif Tertentu, LAKSI Desak Aparat Usut Dalang Penyebar Foto Hoaks Sekjen PSSI

Erick menegaskan bahwa berkas administrasi kedua pemain ini akan segera dikebut melalui mekanisme legal yang berlaku di pemerintahan.

"Bismillah, segera suratnya keluar gitu. Ya, kami coba lakukan proses. Tentu ada proses-proses yang harus dilalui baik di pemerintah, di DPR, kami lakukan," kata Erick saat menghadiri sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senin (8/6/2026).

Langkah naturalisasi ini diakui Erick sebagai bagian dari strategi jangka panjang federasi dalam menyiasati penuaan skuad utama pada beberapa tahun mendatang. PSSI berupaya memastikan tidak ada kekosongan generasi di tubuh tim nasional.

"Ya, tapi yang saya bilang, memang beberapa pemain kalau kami tarik sampai 2030 mungkin ada beberapa pemain juga yang usianya nanti 38, 39, kan kami mesti isi kekosongan itu," jelasnya.

Meski demikian, Erick menggarisbawahi bahwa penambahan pemain keturunan tidak akan mematikan pembinaan lokal. PSSI mengklaim terus menggenjot kompetisi usia muda seperti Elite Pro Academy (EPA) dan Piala Soeratin untuk menjaring talenta domestik.

"Kami harapkan dari liga lokal juga kontribusi pemain-pemain. Kan, sekarang sudah mulai ada seperti Dony atau yang [Indonesia] U-19 kami lihat juga bisa kontribusi." "Ya, kami coba dari segala arah, semua pemain bisa perkuat tim nasional kita," ucap pria yang juga menjabat sebagai Menpora tersebut.

Baca Juga: Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bermarkas di Stadion Pakansari Selama Fase Grup, SUGBK Disiapkan untuk Semifinal


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK