Fakta Nasional

Tingkatkan Akuntabilitas, Pemkot Banjarmasin Konsultasi Evaluasi AKIP ke KemenPANRB

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Kota Banjarmasin menunjukkan komitmen serius dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan melalui agenda koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Pertemuan ini ber…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 14 May 2026 📖 1 menit
Tingkatkan Akuntabilitas, Pemkot Banjarmasin Konsultasi Evaluasi AKIP ke KemenPANRB
Tingkatkan Akuntabilitas, Pemkot Banjarmasin Konsultasi Evaluasi AKIP ke KemenPANRB/(instagram)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Kota Banjarmasin menunjukkan komitmen serius dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan melalui agenda koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Pertemuan ini bertujuan menindaklanjuti hasil evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) serta progres Reformasi Birokrasi (RB) tahun 2025.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, memimpin langsung delegasi Pemkot Banjarmasin dalam pertemuan yang berlangsung Rabu (13/05).

Mengutip rilis dari Prokom Banjarmasin, Ananda didampingi oleh jajaran strategis seperti Kepala Bappeda Litbang Suri Sudarmadiyah, Kepala Bagian Organisasi Eka Rahayu Normasari, dan perwakilan Inspektorat. Mereka diterima langsung oleh Asisten Deputi KemenPANRB, Akhmad Hasmy, untuk membahas Laporan Hasil Evaluasi (LHE) AKIP sebagai tolok ukur efektivitas kinerja instansi.

LHE AKIP menjadi dokumen kunci yang memuat predikat serta rekomendasi untuk perbaikan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Melalui konsultasi ini, Pemkot Banjarmasin berupaya mengintegrasikan rekomendasi evaluator internal guna mendongkrak nilai akuntabilitas.

Fokus utama dari langkah ini adalah memastikan setiap program kerja pemerintah memiliki dampak nyata dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK