Fakta Nasional

Usai Tahan Imbang Arab Saudi, Akun Medsos Malaysia Iri dengan Perkembangan Tim Garuda

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Sukses bermain imbang 1-1 mellawan Arab Saudi mebuat membuat akun-akun sepak bola Malaysia iri dengan perkembangan Tim Sepak Bola Indonesia. Salah satu adalah seperti ungkapkan akun @OnefootballM. Akun yang fokus pada pe…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 08 September 2024 📖 1 menit
Usai Tahan Imbang Arab Saudi, Akun Medsos Malaysia Iri dengan Perkembangan Tim Garuda
Proses terciptanya gol Indonesia ke gawang Arab Saudi/scrn youtube.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Sukses bermain imbang 1-1 mellawan Arab Saudi mebuat  membuat akun-akun sepak bola Malaysia iri dengan perkembangan Tim Sepak Bola Indonesia.

Salah satu adalah seperti ungkapkan akun @OnefootballM. Akun yang fokus pada pemberitaan sepak bola Malaysia menilai menilai Tim Garuda bakal makin kuat ke depannya.

Terutama usai memastikan Mees Hilgers dan Eliano Reijnders akan dinaturalisasi.

"Sudah here we go! Pelik bagaimana proses dokumentasi Wan Kuzain dan Richard Chin sangat lama. Yang ini sebentar saja," tulis @OnefootballM membahas betapa cepatnya proses naturalisasi Eliano Reijnders dan Mees Hilgers, seperti dilansir dari Bola.net, Minggu (08/09/2024).

Akun @OnefootballM tak malu mengakui kehebatan Timnas Indonesia dan mengkritik Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Ia menilai Merah Putih tim yang sekarang levelnya berbeda.

"Betul kan admin. Indonesia bisa fight dan nyaris kalah tipis hasil sepakan penalti yang tidak masuk. Level lain."

"Apa jadi dengan bola sepak Indonesia sekarang? Kepimpinan Erick Thohir yang terlalu agresif untuk pengambilan pemain berkualiti."

"FAM pula mengharapkan pemain kacukan yang sertai JDT! Itu perbezaannya. Jadi di sini level FAM dan PSSI adalah ibarat Management Sarawak United dan JDT."[zlj]

 


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK