Usher GIIAS 2026 Klaim Jadi Objek Konten Tanpa Izin, Sempat Diminta Bayar Agar Video Diturunkan
FAKTANASIONAL.NET - Seorang usher yang bekerja sebagai freelancer di salah satu booth mobil pada ajang GIIAS 2026 mengungkap kronologi setelah dirinya menjadi perbincangan di media sosial. Melalui unggahan akun @leonnyluhendo, ia mengaku tidak menge…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Seorang usher yang bekerja sebagai freelancer di salah satu booth mobil pada ajang GIIAS 2026 mengungkap kronologi setelah dirinya menjadi perbincangan di media sosial.
Melalui unggahan akun @leonnyluhendo, ia mengaku tidak mengetahui bahwa interaksinya dengan dua pengunjung dijadikan materi konten bertema "cara deketin cewek di pameran".
Dalam keterangannya yang dikutip dari akun Threads @leonnyluhendo (2/8/2026), ia menjelaskan bahwa awalnya hanya menjalankan tugas dengan memberikan informasi mengenai produk kendaraan kepada dua orang yang datang ke booth.
Setelah sesi penjelasan selesai, percakapan berlanjut ke pertanyaan pribadi seperti nama dan usia.
Belakangan, ia baru mengetahui bahwa momen tersebut telah direkam dan dipublikasikan sebagai konten media sosial.
Ia bahkan menduga proses perekaman dilakukan menggunakan kamera tersembunyi yang dipasang pada kacamata, tanpa pemberitahuan ataupun persetujuan darinya.
Merasa keberatan atas penggunaan videonya, usher tersebut kemudian menghubungi kreator untuk meminta agar konten dihapus.
Namun, menurut pengakuannya permintaan itu sempat ditolak dengan alasan pengambilan gambar dilakukan di ruang publik.
Ia juga mengungkap adanya dugaan permintaan pembayaran kepada rekan-rekannya apabila ingin video tidak dipublikasikan.
Dalam unggahan yang beredar, ia menulis, "bahkan teman-teman aku sesama usher yang meminta mereka untuk tidak memposting video mereka malah dimintai sejumlah uang."
Sementara tangkapan percakapan yang dibagikan memperlihatkan balasan, "kalo mau take down boleh aja, tapi ada biaya cost yg perlu dipay atas biaya produksi videonya."
Meski demikian, ia menyampaikan bahwa video yang menampilkan dirinya dan beberapa rekan akhirnya telah ditakedown. Kendati begitu, ia menegaskan persoalan belum sepenuhnya berakhir karena masih mempertimbangkan langkah selanjutnya.
Di sisi lain, ia mengaku memperoleh informasi bahwa pihak yang bersangkutan berencana melayangkan somasi.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.