Fakta Nasional

Usul Revisi 108 UU Demi Kedaulatan Ekonomi, PKB: Bersama Presiden Prabowo Subianto Arah Baru Ekonomi

FAKTANASIONAL.NET - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusulkan revisi 108 undang-undang (UU) demi kedaulatan ekonomi bisa dijalankan secara baik. Partai politik (parpol) ini mengaku sejalan dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto bahwa kekayaan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Moch. Ade Maulidin Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 24 July 2026 📖 1 menit
Usul Revisi 108 UU Demi Kedaulatan Ekonomi, PKB: Bersama Presiden Prabowo Subianto Arah Baru Ekonomi
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusulkan revisi 108 undang-undang (UU) demi kedaulatan ekonomi bisa dijalankan secara baik.

Partai politik (parpol) ini mengaku sejalan dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto bahwa kekayaan Indonesia harus dinikmati oleh rakyatnya sendiri.

"Kesungguhan inilah yang membawa kita semua hari ini pada satu kesimpulan yakniBer Arah baru ekonomi ini tidak boleh berhenti. PKB akan terus bersama Pak Prabowo mensukseskan arah baru ekonomi ini," kata Ketua Umum (Ketum) PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Jakarta Convention Center (JCC) pada Kamis (23/7/2026).

"Ini cita-cita yang nampaknya sudah mulai kelihatan arah kebijakan yang ditempuh. Inilah jalan baru yang sudah dirintis oleh berbagai komitmen Bapak Presiden dalam berbagai forum," sambungnya.

Sebelumnya, Cak Imin pun menjawab sejumlah UU yang berpotensi diubah seperti UU Perubahan Omnibus Law, UU Minerba, dan UU Kehutanan.

"Banyak, perubahan Omnibus Law, perubahan Undang-undang Kehutanan, Minerba, Keuangan Negara, Agraria, semua harus diubah. Ini kita ajak semua pihak untuk berpikir itu agar menyesuaikan dengan kekuatan yang sedang kita bangun untuk berdiri di atas kaki sendiri," tuturnya. (adm)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK