Viral Anggaran Susu, Buah, Mie Instan, Wakil Wali Kota Banjarmasin: Kami Terimakasih
FAKTANASIONAL.NET - Isu membengkaknya anggaran rumah tangga pejabat daerah kembali menyita perhatian publik secara luas. Kali ini, sorotan tajam mengarah langsung pada Pemerintah Kota Banjarmasin terkait alokasi dana untuk kebutuhan logistik harian…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Isu membengkaknya anggaran rumah tangga pejabat daerah kembali menyita perhatian publik secara luas.
Kali ini, sorotan tajam mengarah langsung pada Pemerintah Kota Banjarmasin terkait alokasi dana untuk kebutuhan logistik harian seperti susu, buah-buahan, daging, telur, hingga mi instan yang mendadak viral di berbagai platform media sosial belakangan ini.
Merespons polemik yang terus bergulir liar di tengah masyarakat, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, akhirnya memberikan penjelasan resmi.
Mengutip laporan pemberitaan pada (21/5), klarifikasi tersebut disampaikannya secara langsung saat mewakili Wali Kota dalam acara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Diklatcap) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Banjarmasin.
Di hadapan para peserta Diklatcap HIPMI, Hj. Ananda menegaskan perlunya meluruskan simpang siur mengenai dana konsumsi pimpinan daerah.
Ia mengakui bahwa selama ini, dirinya bersama Wali Kota terlalu fokus mengawal pengeluaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar benar-benar berdampak untuk program masyarakat. Hal tersebut rupanya membuat mereka tanpa disadari meninggalkan celah pengawasan pada anggaran internal.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rincian dana rumah tangga tersebut murni merupakan inisiatif penyusunan dari Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin.
Pihaknya mengonfirmasi bahwa keteledoran mereka dalam mengawasi draf anggaran ke dalam menjadi akar permasalahan utama dari polemik logistik ini.
Alih-alih bersikap defensif, pimpinan daerah ini justru menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat dan warganet. Viralnya kasus ini dianggap sebagai sebuah teguran berharga yang akhirnya membuka mata pihak eksekutif terhadap kelalaian pengawasan internal di rumah tangga kedinasan.
"Saya Juga berterimakasih atas viral nya ini, seandainya tidak, kami tidak tahu ada keteledoran dalam meliat anggaran rumah tangga kami semua, dan semua anggaran itu sudah dikembalikan ke kas daerah, dan ini akan menjadi pelajaran bagi kami" Ujar Ananda.
Sebagai bentuk tanggung jawab nyata serta komitmen transparansi, Hj. Ananda memastikan bahwa seluruh dana yang terlanjur dialokasikan untuk kebutuhan logistik tersebut telah dikembalikan seutuhnya ke Kas Daerah.
Ia berjanji bahwa insiden ini akan menjadi pelajaran berharga bagi jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin agar lebih cermat dan teliti dalam mengevaluasi anggaran di masa mendatang.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.