Fakta Nasional

Wali Kota Banjarmasin Boyong Pasar Murah ke-43 ke Tengah Warga

FAKTANASIONAL.NET - Menjelang hari raya Idul Adha, Pemerintah Kota Banjarmasin kembali melakukan langkah proaktif demi menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Berdasarkan pantauan media lokal setempat, pada Senin (11/5/2026) pagi, Wali Kota Banjar…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 12 May 2026 📖 1 menit
Wali Kota Banjarmasin Boyong Pasar Murah ke-43 ke Tengah Warga
Wali Kota Banjarmasin Boyong Pasar Murah ke-43 ke Tengah Warga/(instagram)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Menjelang hari raya Idul Adha, Pemerintah Kota Banjarmasin kembali melakukan langkah proaktif demi menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Berdasarkan pantauan media lokal setempat, pada Senin (11/5/2026) pagi, Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, secara resmi membuka agenda Bazar Pasar Murah ke-43.

Menariknya, agenda rutin ini tidak lagi digelar secara kaku di kantor dinas perdagangan, melainkan langsung menyambangi warga di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kelayan, Jalan Teluk Kelayan, Kelurahan Kelayan Barat, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Pemilihan lokasi di tengah permukiman padat penduduk ini dilakukan dengan perhitungan matang. Wali Kota Yamin menjelaskan bahwa terobosan tersebut sengaja dirancang agar masyarakat setempat tidak perlu lagi merogoh kocek tambahan untuk biaya transportasi.

Warga cukup berjalan kaki dari rumah masing-masing demi mendapatkan akses bahan pangan, sehingga pengeluaran harian menjadi lebih hemat dan efisien.

Langkah jemput bola ini merupakan wujud nyata keberhasilan program Pengendalian Inflasi Daerah Kota Banjarmasin. Prestasi kota ini terbilang sangat membanggakan karena sukses menyabet peringkat kedua se-Kalimantan, tepat di bawah Samarinda, berdasarkan penilaian Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) oleh Kemendagri.

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin, H. Norshyahdi, juga menegaskan bahwa kegiatan yang turut merangkul para pelaku IKM dan UMKM ini adalah strategi efektif dalam menjinakkan inflasi.

Pada pelaksanaan bazar kali ini, pemerintah daerah menggelontorkan subsidi yang jauh lebih besar menggunakan dana APBD. Norshyahdi merinci, dari total 1.000 paket sembako yang dipersiapkan, masing-masing mendapatkan potongan harga sebesar Rp24.000.

Hasilnya, paket sembako yang harga normal di pasaran mencapai Rp75.000 kini bisa ditebus masyarakat hanya dengan uang senilai Rp51.000 per paket.

Angka bantuan ini secara signifikan melampaui subsidi CSR BJB pada momen Ramadan lalu yang bernilai Rp15.000. Norshyahdi menggarisbawahi bahwa Kepala Bulog siap sedia menambah kuota barang apabila antusiasme masyarakat membludak.

Tentu saja, inisiatif pro-rakyat ini mendapat respons amat positif. Yuliana, salah seorang warga sekitar, mengaku sangat tertolong dan berharap kegiatan serupa bisa terus dirutinkan guna menopang daya beli masyarakat sekitar jelang hari raya kurban.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK