Wali Kota Banjarmasin Sambut Audiensi GMNI, Bahas Penguatan Peran Pemuda
FAKTANASIONAL.NET - Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR menerima audiensi dari jajaran Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Banjarmasin dalam rangka penyampaian rencana kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD)…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR menerima audiensi dari jajaran Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Banjarmasin dalam rangka penyampaian rencana kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD), yang menjadi langkah strategis dalam pembinaan generasi muda. Selasa Sore (28/4)
Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog konstruktif. Dalam kesempatan itu, GMNI Kota Banjarmasin memaparkan program kaderisasi yang akan dilaksanakan di wilayah Banjarmasin Utara, tepatnya di Kelurahan Alalak Tengah. Kegiatan ini bertujuan membentuk kader pemuda yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual, tetapi juga berideologi kebangsaan, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial.
Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Nurfattah, menjelaskan bahwa Kaderisasi Tingkat Dasar merupakan tahapan penting dalam proses pembinaan kader GMNI yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, peserta akan dibekali pemahaman ideologi, kemampuan analisis sosial, serta didorong untuk terjun langsung melihat kondisi masyarakat.
"Melalui KTD ini, kami ingin melahirkan kader yang mampu membaca realitas sosial dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif GMNI dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan pemuda. la menegaskan bahwa pemerintah kota sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dalam mendorong pembangunan sosial.
"Kami mendukung kegiatan positif seperti ini. Peran pemuda sangat penting dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan harus terus diperkuat," tutur Yamin.
Lebih lanjut, ia berharap hasil dari kegiatan kaderisasi tersebut tidak hanya berhenti pada proses internal organisasi, tetapi juga dapat menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang konstruktif bagi pemerintah daerah.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.