Waspada! Bukan Hanya Sakit Lambung, Kenali Tanda Serangan Jantung yang Kerap Disalahpahami
KESEHATAN, FAKTANASIONAL.NET - Banyak orang langsung mengaitkan nyeri dada dengan serangan jantung, padahal tidak semua kasus demikian. Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Ekokardiografi, dr. Liem Audi Natalino, Sp.JP, Subsp. Eko.(K).,…
Dengarkan Ringkasan
KESEHATAN, FAKTANASIONAL.NET - Banyak orang langsung mengaitkan nyeri dada dengan serangan jantung, padahal tidak semua kasus demikian. Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Ekokardiografi, dr. Liem Audi Natalino, Sp.JP, Subsp. Eko.(K)., FIHA, FAPSC, menegaskan bahwa nyeri dada bisa disebabkan oleh penyakit lain seperti sakit lambung atau GERD. Serangan jantung seringkali datang tiba-tiba tanpa gejala sebelumnya. Namun, nyeri dada karena jantung biasanya dipicu oleh atau terjadi saat aktivitas. Ciri khasnya, nyeri ini berlangsung lebih dari 15 menit dan intensitasnya cenderung makin berat. Ketidaknyamanan umumnya berada di bagian tengah dada, terasa seperti tekanan, diremas, atau berat.
Tanda-Tanda Kritis: Tipikal dan Atipikal
Dokter Liem membagi tanda nyeri dada serangan jantung menjadi Tipikal dan Atipikal. Nyeri Tipikal adalah nyeri di dada sebelah kiri, posisinya tidak bisa ditunjuk secara spesifik, dan seringkali menjalar ke lengan kiri atau tembus ke belakang. Pasien dengan nyeri tipikal sering menunjukkan Levin Sign, yaitu memegang dadanya sambil agak condong ke depan. Sementara itu, nyeri Atipikal bisa berupa nyeri ulu hati, sakit rahang, nyeri punggung seperti pegal, atau hanya di lengan kanan. Gejala lain yang patut diwaspadai adalah dada terasa tercekik dan berat saat bernapas, disertai keringat dingin. Pemeriksaan EKG dan tes laboratorium seperti troponin dan CK-MB sangat penting untuk deteksi cepat. Jika gejalanya muncul, jangan tunda untuk segera mencari pertolongan medis karena sangat berbahaya.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.