Waspada Penipuan Akun Palsu Ibox Gatot Subroto Banjarmasin, IRT Ini Rugi Jutaan Rupiah!
FAKTANASIONAL.NET - Masyarakat Kota Banjarmasin kini harus lebih berhati-hati dan jeli saat melakukan transaksi jual beli secara daring. Baru-baru ini, kasus penipuan online kembali memakan korban dengan mencatut nama gerai elektronik resmi terkemuk…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Masyarakat Kota Banjarmasin kini harus lebih berhati-hati dan jeli saat melakukan transaksi jual beli secara daring.
Baru-baru ini, kasus penipuan online kembali memakan korban dengan mencatut nama gerai elektronik resmi terkemuka.
Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial A dilaporkan menjadi korban penipuan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang dengan berani mengatasnamakan gerai Ibox Gatot Subroto Banjarmasin.
Kejadian nahas yang merugikan ini berlangsung pada 23 April 2026. Alih-alih mendapatkan barang impiannya, korban justru harus merelakan uang tabungannya raib begitu saja setelah masuk ke dalam jaring kebohongan pelaku di dunia maya.
Modus kejahatan bermula ketika korban tertarik untuk membeli sebuah jam tangan.
[caption id="attachment_50469" align="alignnone" width="720"]
Bukti Penipuan Akun Palsu Ibox Gatot Subroto Banjarmasin, IRT Ini Rugi Jutaan Rupiah![/caption]
Pelaku melancarkan aksinya dengan sangat meyakinkan melalui platform Instagram, membangun citra seolah-olah mereka adalah akun perwakilan resmi dari toko Ibox yang berlokasi di kawasan Gatot Subroto.
Terbuai dengan penawaran dan pelayanan palsu tersebut, korban tanpa rasa curiga melanjutkan proses transaksi. Komunikasi yang manipulatif membuat korban akhirnya mentransfer sejumlah uang.
Tidak tanggung-tanggung, nominal yang dikirimkan oleh IRT tersebut mencapai sekitar Rp5 juta.
[caption id="attachment_50470" align="alignnone" width="712"]
Bukti Transfer: Waspada Penipuan Akun Palsu Ibox Gatot Subroto Banjarmasin, IRT Ini Rugi Jutaan Rupiah![/caption]
Namun, setelah dana berhasil ditransfer, pelaku seketika memutus komunikasi. Barang yang dijanjikan tidak pernah dikirim, sementara bukti tangkapan layar percakapan kini menjadi satu-satunya petunjuk.
Kasus memprihatinkan yang menimpa Ibu A ini harus menjadi peringatan keras bagi publik luas. Di tengah masifnya penggunaan media sosial, modus penipuan semakin canggih dan sulit dibedakan dari toko aslinya.
Sangat penting bagi calon pembeli untuk selalu memverifikasi keaslian akun sebelum mengirimkan uang. Hindari mentransfer dana ke rekening pribadi jika penjual mengklaim sebagai perusahaan besar.
Selalu cek ulang melalui kontak resmi website toko terkait. Mari tingkatkan literasi digital dan kewaspadaan bersama, agar kejadian serupa tidak lagi terulang dan memakan korban baru.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.