Xiaomi Xring O1, Chipset 3 nm Andal yang Menyaingi Snapdragon dan A18 Pro
TEKNO, FAKTANASIONAL.NET - Dalam era persaingan smartphone global, sebagian besar produsen asal Tiongkok masih bergantung pada solusi chipset dari Qualcomm dan MediaTek. Namun, Xiaomi berhasil menembus batas tersebut dengan memperkenalkan Xring O1 –…
Dengarkan Ringkasan
TEKNO, FAKTANASIONAL.NET - Dalam era persaingan smartphone global, sebagian besar produsen asal Tiongkok masih bergantung pada solusi chipset dari Qualcomm dan MediaTek.
Namun, Xiaomi berhasil menembus batas tersebut dengan memperkenalkan Xring O1 – SoC (System on Chip) buatan sendiri yang dibangun pada proses TSMC N3E 3 nm generasi kedua.
Keberhasilan ini bukan hanya sekadar capaian teknis, tetapi juga tonggak penting dalam upaya kemandirian industri ponsel Tiongkok.
Pada peluncuran bersamaan dengan Xiaomi 15S Pro, Xring O1 menunjukkan performa luar biasa di berbagai benchmark.
AnTuTu mencatat skor lebih dari 3 juta poin, unggul tipis dari Snapdragon 8 Elite. Geekbench 6 membuktikan kehebatannya dengan skor single-core di atas 3.000 poin dan multi-core melebihi 9.000 poin—membayangi Apple A18 Pro dalam pengujian multi-core.
Xring O1 mengusung konfigurasi sepuluh inti CPU: 2× Cortex-X925 main core berkecepatan hingga 3,9 GHz, 6× Cortex-A725 dengan rentang 1,9–3,4 GHz, serta 2× Cortex-A520 pada 1,8 GHz untuk efisiensi daya.
Gabungan arsitektur ini memberi keseimbangan optimal antara kinerja mentah dan konsumsi baterai, memungkinkan pengguna menikmati aplikasi dan game berat tanpa khawatir cepat habis dayanya.
Tidak hanya unggul di CPU, Xring O1 juga kompatibel dengan RAM LPDDR5T, penyimpanan UFS 4.1, dan konektivitas USB 3.2 Gen2 serta Wi-Fi 7.
Xiaomi menambahkan sentuhan khusus: ISP (Image Signal Processor) tiga inti yang dirancang in-house, menjanjikan kualitas foto dan video lebih halus, detail, dan natural.
Selain chipset baru, spesifikasi Xiaomi 15S Pro nyaris identik dengan Xiaomi 15 Pro: layar 6,73 inci LTPO AMOLED QHD+ 120 Hz, tiga kamera 50 MP (ultrawide, wide, periskop 5×), serta baterai 6.100 mAh dengan pengisian cepat 90 W.
Perangkat menjalankan HyperOS 2 berbasis Android 15, tersedia dalam varian Black dan Blue. Di pasar Cina, model 16/512 GB dipatok mulai CNY 5.499 (sekitar USD 763), sementara versi 1 TB dijual CNY 5.999 (sekitar USD 832).[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.