Fakta Nasional

YouTube Windah Basudara Diduga Diretas, Pesan Politik Muncul di Tengah Polemik Buzzer

FAKTANASIONAL.NET - Kanal YouTube milik kreator konten gaming Windah Basudara sempat mengalami perubahan tampilan yang memicu perhatian warganet.  Sejumlah thumbnail video berubah menjadi gambar misterius disertai pesan yang mengklaim kanal ter…

Penulis: Aditya 📍 Indonesia Saturday, 31 October 2026 📖 2 menit
YouTube Windah Basudara Diduga Diretas, Pesan Politik Muncul di Tengah Polemik Buzzer
YouTube Windah Basudara Diduga Diretas, Pesan Politik Muncul di Tengah Polemik Buzzer/(Foto: Instagram)

FAKTANASIONAL.NET - Kanal YouTube milik kreator konten gaming Windah Basudara sempat mengalami perubahan tampilan yang memicu perhatian warganet. 

Sejumlah thumbnail video berubah menjadi gambar misterius disertai pesan yang mengklaim kanal tersebut telah diretas.

Perubahan itu terjadi pada Jumat (30/10/2026). Namun, kondisi kanal kembali normal pada Sabtu (31/10/2026). 

Thumbnail, foto profil, serta informasi kanal milik Brando Franco Windah tersebut terlihat kembali seperti semula.

Kemunculan dugaan peretasan ini menimbulkan pertanyaan karena berlangsung di tengah polemik Windah mengenai isu buzzer dan influencer berbayar. 

Meski demikian, belum ada kepastian apakah kedua peristiwa tersebut memiliki keterkaitan.

Sebelum kembali normal, kanal YouTube Windah menampilkan gambar sosok misterius mengenakan hoodie di depan laptop. 

Gambar tersebut disertai tulisan yang menyatakan bahwa kanalnya telah diretas.

Perubahan juga dilaporkan terjadi pada bagian deskripsi kanal. Salah satu pesan yang muncul berbunyi "STOP FOMO POLITIK".

Kondisi tersebut memunculkan beragam spekulasi. Sebagian warganet menduga akun Windah benar-benar mengalami peretasan. 

Sementara itu, pihak lain mempertanyakan apakah perubahan tersebut merupakan sindiran atau bagian dari konten tertentu.

Musisi Baskara Putra atau Hindia turut menyoroti kejadian ini melalui akun X miliknya. Ia mempertanyakan apakah kanal Windah benar-benar diretas.

Pakar keamanan siber sekaligus pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, juga merespons unggahan tersebut. Ia menawarkan bantuan pemulihan akun apabila memang terjadi peretasan.

Dugaan peretasan muncul setelah Windah menyuarakan kritik terhadap akun-akun yang diduga menjadi buzzer pemerintah. 

Ia juga menyoroti dugaan penggunaan anggaran negara untuk membiayai aktivitas buzzer di media sosial.

Melalui Instagram Story pada 28 Oktober 2026, Windah mengungkapkan kekesalannya dan mengajak pengikutnya menentang praktik tersebut.

Sehari kemudian, ia kembali membahas influencer berbayar yang menurutnya berkaitan dengan anggaran Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).

Windah juga menjadi sorotan setelah mengkritik kehadiran Raffi Ahmad dan Willie Salim dalam perayaan Sumpah Pemuda di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Ia sempat menyebut Willie sebagai public enemy komunitas gaming.

Willie kemudian meminta maaf dan menjelaskan bahwa dirinya hadir karena undangan. 

Ia membantah terlibat dalam penyelenggaraan maupun pengaturan peserta acara. Windah menerima klarifikasi tersebut dan menghapus unggahan sebelumnya.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai penyebab perubahan kanal YouTube Windah. Belum tersedia pula bukti yang memastikan dugaan peretasan berkaitan dengan polemik buzzer.

Windah sebelumnya pernah mengalami peretasan pada Juli 2022. Saat itu, akunnya digunakan untuk menayangkan siaran langsung bertema mata uang kripto sebelum akhirnya berhasil dipulihkan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK