Ancaman Megathrust Makin Nyata, BMKG: Bisa Terjadi Sewaktu-Waktu, Deretan Wilayah di 3 Pulau Ini Diminta Waspada

Zona Megathrust di Indonesia/bmkg.

Sementara Megathrust Mentawai-Siberut yang memiliki panjang 200 km dan lebar 200 km, serta slip rate 4 cm per tahun, pernah gempa pada 1797 dengan M 8,7 dan pada 1833 dengan M 8,9.

Selain kedua megathrust tersebut, peta gempa tersebut juga menyoroti 13 megathrust yang memiliki potensi serupa. Beberapa telah mengalami pecah segmen hingga membentuk segmen yang baru, seperti Segmen Mentawai yang terbagi menjadi Segmen Mentawai-Siberut dan Segmen Mentawai-Pagai.

Selain itu, ada juga segmen Jawa yang dibagi menjadi tiga segmen, yaitu segmen Selat Sunda-Banten, Segmen Jawa Barat, dan Segmen Jawa Tengah-Jawa Timur.

Sebagai pulau dengan kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia, gempa besar yang menghantam Jawa bisa melumpuhkan Tanah Air.

Para pakar bisa memperkirakan seberapa besar potensi gempa yang bakal disebabkan oleh masing-masing megathrust. Sayangnya, mereka tidak bisa memprediksi kapan bencana tersebut akan terjadi.

Berikut daftar lengkap segmen megathrust yang mengancam Jawa berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017:

Megathrust Bali
Potensi Magnitudo maksimum: 9,0
Pergeseran per tahun: 4 cm
Dimensi: panjang 500 km, lebar 200 km
Sejarah gempa: belum ada catatan

Megathrust Jateng-Jatim
Potensi Magnitudo maksimum: 8,9
Pergeseran per tahun: 4 cm
Dimensi: panjang 440 km, lebar 200 km
Sejarah gempa: M M 7,2 pada 1916; M 7,8 pada 1994

Megathrust Selat Sunda-Banten
Potensi Magnitudo maksimum: 8,8
Pergeseran per tahun: 4 cm
Dimensi: panjang 280 km, lebar 200 km
Sejarah gempa: Magnitudo 8,5 pada 1699 dan 1780

Megathrust Jawa Barat
Potensi Magnitudo maksimum: 8,8
Pergeseran per tahun: 4 cm
Dimensi: panjang 320 km, lebar 200 km
Sejarah gempa: M 8,1 pada 1903; M 7,8 pada 2006.[zul]

 

Exit mobile version