Mengejutkan! IHSG Jebol pada Perdagangan Selasa 8 April 2025

IHSG/(ilustrasi/@pixabay)

Strategi yang cermat dari para pelaku pasar sangat dibutuhkan, mengingat tren teknikal yang masih menunjukkan kekuatan negatif dengan peluang rebound bersifat sementara.

Pergerakan indeks ini tidak lepas dari dinamika global. Pengaruh pemulihan mayoritas bursa saham di kawasan Eropa dan Asia, seperti penguatan Nikkei Jepang yang sempat naik 6%, turut memberikan angin segar bagi potensi rebound IHSG.

Namun, sentimen negatif masih membayangi pasar karena adanya pemberlakuan tarif resiprokal dari pihak Trump pada malam harinya.

Penurunan drastis posisi rupiah ke level terendah sepanjang masa semakin menambah tekanan.

Beberapa negara pun sudah melakukan aksi balasan seperti China dan Prancis, sedangkan Indonesia dihadapkan pada negosiasi yang harus rampung paling lambat tengah bulan ini.

Sebagai catatan, para analis di GlobalData mengingatkan bahwa nasib ekonomi ke depan sangat bergantung pada kejelasan kebijakan dan keterlibatan diplomatik, mengingat kekhawatiran perang dagang yang baru saja muncul ini.

Dengan perkembangan ini, investor dituntut untuk selalu mengawasi berita serta melakukan analisa teknikal yang mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.[dit]

Exit mobile version