Implementasikan Standar dan Kualitas Global di Program Kampung Industri, ASPRINDO dan GQSP Teken MoU

Penandantanganan MoU antara ASPRINDO dan GQSP Indonesia Fase 2 di Kantor Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Jakarta, Kamis (22/5/2025)/Aan.

JAKARTA, FAKTANASIONLA.NET – Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (ASPRINDO) menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan Global Quality and Standard Programme (GQSP) Indonesia Fase 2 dalam mengembangkan dan mendukung produktivitas budidaya perikanan di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, sebagai pilot project Kampung Industri.

Kesiapan tersebut dinyatakan dengan penandantanganan kerja sama antara ASPRINDO dan GQSP Indonesia Fase 2 melalui Ketua Umum ASPRINDO, Jose Rizal dengan National Chief Technical Advisor GQSP Indonesia Sudari Pawiro, disaksikan Sekretaris Jenderal Ditjen PDSPKP, Machmud, SP, MSc. di Kantor Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Jakarta.

“Karena ini adalah pilot project dengan target pasar global, tentu membutuhkan bimbingan khusus agar proyek ini mampu menerapkan international best practice dan nantinya bisa didiplikasi untuk wilayah lain,” katan Jose Rizal dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (25/5/2025).

Kampung Industri, terangnya merupakan program kerja ASPRINDO yang bertujuan mewujudkan sebuah kawasan menjadi sebuah ekosistem usaha yang memiliki produk unggulan, dikelola oleh mayoritas penduduk kawasan bekerjasama dengan pengusaha yang tergabung di dalam ASPRINDO.

“Program ini dioperasikan secara terintegrasi dari produksi hingga menjadi produk konsumsi, dan dengan prinsip pembagian kemanfaatan yang bersifat win-win bagi semua subsistem yang terlibat dalam industri tersebut,” terang Jose.

Sedangkan GQSP Indonesia Fase 2 merupakan program yang dilaksanakan secara bersama oleh United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai mitra utama, dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) sebagai co-partner.

Program ini merupakan bagian dari Global Quality and Standards Programme (GQSP) yang dibiayai dengan hibah dari pemerintah Swiss melalui Switzerland’s State Secretariat for Economic Affairs (SECO) dan dilaksanakan mulai tahun 2024 sampai dengan pertengahan tahun 2026.

GQSP Indonesia Fase 2 dirancang untuk memberikan kontribusi dalam memperbaiki akses pasar dalam dan luar negeri bagi rantai nilai (value chain) perikanan budidaya yang terpilih melalui peningkatan kapasitas para pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya.