JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pasar minyak global mengalami tekanan tajam pada perdagangan Jumat (25/7/2025), dengan harga Brent dan WTI menutup di level terendah dalam tiga pekan terakhir.
Kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi global serta sinyal peningkatan pasokan mendorong sentimen jual di kalangan pelaku pasar.
Harga minyak mentah Brent turun 1,1% ke US$ 68,44 per barel, sementara WTI melemah 1,3% ke US$ 65,16 per barel. Penurunan ini dipicu oleh data ekonomi yang menunjukkan perlambatan permintaan energi di beberapa negara konsumen utama.
Selain itu, prospek pasokan tambahan dari Venezuela yang akan kembali membuka operasional mitra PDVSA, termasuk Chevron, turut menambah tekanan. Jika terealisasi, ekspor minyak Venezuela bisa meningkat lebih dari 200.000 barel per hari.










