Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Sudjatmiko, menyoroti rendahnya penyerapan anggaran hingga awal September 2025 yang rata-rata belum mencapai 50 persen. Kondisi ini, menurutnya, dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.
“Kalau bisa, program-program sudah dimulai sejak kuartal pertama. Lelang kegiatan sebaiknya dilakukan sejak November atau Desember tahun sebelumnya, supaya manfaat ekonomi segera dirasakan,” tegas Politisi PKB tersebut.
Sudjatmiko juga menekankan pentingnya mempercepat pelaksanaan program padat karya yang terbukti berdampak langsung pada masyarakat kecil.
Dalam rapat tersebut, DPR bersama pemerintah turut membahas tambahan pagu efektif 2025 dari hasil buka blokir anggaran, serta menyetujui usulan tambahan anggaran 2026.
Rapat dihadiri sejumlah menteri mitra Komisi V, termasuk Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, Menteri Perumahan, Menteri Transmigrasi, dan Kepala BMKG.[Zul]











