BPJPH Prioritaskan Kepala Dapur MBG Jadi Penyelia Halal

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan/Dok. BGN.

“Prioritas kami bukan hanya pada bahan makanan dan minuman, tetapi juga proses pengolahan serta orang yang menanganinya. Saat ini sudah ada sekitar 5.000 kepala dapur yang terdaftar dan akan mengikuti pelatihan secara bertahap, masing-masing sebanyak 1.000 peserta per sesi,” jelasnya.

Babeh Haikal juga memastikan bahwa seluruh bahan dan perlengkapan yang digunakan dalam program MBG telah memenuhi ketentuan halal. Ia menepis isu yang sempat beredar mengenai penggunaan peralatan makan yang mengandung minyak babi.

“Saya tegaskan, semua produk yang digunakan dalam program MBG di Indonesia dijamin halal. Kami juga mendorong penggunaan produk dalam negeri sebagai prioritas utama, dan hanya akan melengkapi dengan produk impor jika diperlukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, setelah seluruh proses sertifikasi selesai, setiap produk maupun fasilitas akan diberikan logo halal resmi dari BPJPH.

“Logo halal menjadi bukti sah bahwa produk telah melalui proses verifikasi. Namun, bukan berarti yang saat ini digunakan tidak halal—semuanya masih dalam tahapan sertifikasi,” pungkasnya.[zul]