Tegas! Menkeu Purbaya Tolak Danai Proyek ‘Family Office’ Luhut dengan Uang Negara

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudha Sadewa/net.

Purbaya menegaskan bahwa tugas utamanya adalah mengawal alokasi anggaran agar tepat guna. “Saya anggarannya nggak akan alihkan ke sana. Saya fokus alokasi anggaran yang tepat, nanti pas melaksanakannya tepat waktu, tepat sasaran, dan nggak ada yang bocor. Itu aja,” ujarnya. Ia juga mengaku belum terlibat dalam penyusunan rencana family office dan belum memahami konsepnya secara mendalam, sehingga enggan berkomentar lebih jauh.

Di sisi lain, Luhut Binsar Pandjaitan telah menggulirkan wacana ini sejak 2024. Menurutnya, family office berpotensi besar menarik investasi dari para individu dan keluarga kaya global. Pada Maret 2025, Luhut mengungkapkan bahwa DEN sedang menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pusat Keuangan di Bali, yang diharapkan bisa menjadi pintu masuk investasi asing, meniru kesuksesan Dubai dan Singapura.[dit]