JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mendapat sorotan tajam terkait penyelidikan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sikap Jokowi yang baru-baru ini lebih banyak membahas kemacetan alih-alih merespons isu markup Whoosh, dinilai sebagai upaya lari dari tanggung jawab.
Kritik keras ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, pada Selasa (28/10/2025). Menurut Hari, sikap Jokowi tersebut ibarat peribahasa Jawa ‘Nggih-nggih ora kepanggih’, yang bermakna mudah mengiyakan janji namun tidak pernah tulus menepatinya.
Tudingan Hindari Tanggung Jawab











