Almuzzammil menegaskan bahwa rangkaian bencana longsor dan banjir bandang di Sumatera ini mengindikasikan adanya carut marut dalam tata kelola ruang dan lingkungan yang harus segera diperbaiki. Ia mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk membenahi sistem tata kelola agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Data Korban Jiwa di Tiga Provinsi
Data terbaru dari kepolisian dan BNPB menunjukkan peningkatan jumlah korban: Sumatera Utara mencatat 48 tewas dan 88 hilang; Aceh melaporkan 30 warga meninggal dunia; dan Sumatera Barat mencatat 9 korban meninggal (5 di Padang, 3 di Agam, dan 1 akibat longsor). Almuzzammil menutup pernyataannya dengan mengajak masyarakat mendoakan agar warga Sumatera diberi kekuatan dan kesabaran untuk bangkit dari musibah.[dit]











