JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera beberapa hari terakhir turut membawa ribuan material kayu gelondongan, memicu sorotan tajam terhadap kinerja Kementerian Kehutanan (Kemenhut) di bawah pimpinan Raja Juli Antoni. Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, menilai Menteri Kehutanan gagal mengemban amanah Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga hutan Indonesia. Hari mencermati bahwa bencana ini tidak terlepas dari praktik tambang dan eksplorasi hutan yang berlebihan, 30 November 2025.
Kerusakan Alam Picu Bencana
Pembabatan hutan dan kerusakan alam menyebabkan struktur tanah di Sumatera kehilangan kemampuan menyerap air hujan secara maksimal, yang pada akhirnya memicu bencana. Hari Purwanto menyoroti adanya korporasi besar seperti Toba Pulp. Ia menambahkan, Raja Juli dinilai “kebakaran jenggot” karena baru merespons dan mengevaluasi setelah bencana terjadi.
