Hukum  

Nilai Ada Motif Tertentu, LAKSI Desak Aparat Usut Dalang Penyebar Foto Hoaks Sekjen PSSI

Foto Hoaks Sekjen PSSI, Yunis Nusi yang beredar di Medsos/scsht Instagram.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh judul atau visual yang bombastis dan provokatif. Menurutnya, framing yang dibangun melalui foto dan judul tersebut merupakan bentuk pembunuhan karakter yang sistematis terhadap Sekjen PSSI.

“Oleh karena itu, kami mengecam keras pelaku penyebaran hoaks ini karena dapat merusak kredibilitas dan reputasi seseorang,” tegasnya.

Azmi menilai, hoaks tidak pernah lahir secara kebetulan. Penyebaran informasi palsu, menurutnya, selalu memiliki motif dan tujuan tertentu yang berkaitan dengan kepentingan pihak-pihak tertentu.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap gambar tangkapan layar berita yang beredar di media sosial. Pasalnya, tangkapan layar dari situs media kredibel yang telah diedit dengan judul menyesatkan kerap sulit dibedakan oleh publik awam.

Diketahui sebelumnya, publik sempat dihebohkan oleh unggahan foto di media sosial yang menampilkan sosok yang disebut-sebut menyerupai Sekjen PSSI sekaligus Komisaris Angkasa Pura Indonesia, Yunus Nusi, yang diklaim tengah berada di sebuah kasino di Singapura. Unggahan tersebut berasal dari akun Instagram @cat_warrior_indonesia.[Zul]

Exit mobile version