Peringatan Keras Prabowo: Mengakhiri ‘Wisata Bencana’ dan Menarik Kendali Kabinet

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto/(instagram)

Pentingnya Komunikasi Terkoordinasi

Fenomena ini juga tak lepas dari lemahnya ruang komunikasi pemerintah yang solid dalam penanganan bencana. Ketika narasi resmi tidak terkoordinasi, para menteri cenderung mengisi kekosongan itu secara individual untuk menunjukkan kehadiran negara. Namun, jika kehadiran ini dibarengi konten berlebihan, niat baik justru kehilangan legitimasi publik. Presiden Prabowo berharap kementerian terkait menjalankan fungsi komunikasi secara maksimal agar sentimen negatif tidak terus bermuara kepada kepala negara.[dit]

Exit mobile version