JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali melakukan langkah proaktif dalam menghadapi ancaman hidrometeorologi.
Melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), BMKG berupaya meminimalisir risiko banjir akibat curah hujan ekstrem yang sering melanda wilayah perkotaan.
Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menyatakan bahwa teknologi ini adalah solusi strategis untuk mendistribusikan ulang hujan agar tidak menumpuk di satu titik yang rawan.
Metode pertama yang diterapkan adalah jumping process mechanism. Dalam teknik ini, tim ahli BMKG memantau pergerakan kluster awan yang berasal dari laut menuju daratan.
Sebelum awan tersebut mencapai wilayah pemukiman yang padat, dilakukan penyemaian menggunakan garam jenis NaCl superfine powder.
