FAKTANASIONAL.NET – Kelompok-kelompok bersenjata dilaporkan semakin bebas beroperasi di Jalur Gaza dan menggunakan senjata buatan Israel untuk menyerang anggota Hamas maupun warga sipil Palestina.
Informasi tersebut terungkap dalam laporan terbaru yang dikutip media Saudi Asharq Al-Awsat pada Jumat, 30 Januari 2026. Laporan itu menyebut kemunculan dan penguatan geng-geng bersenjata terjadi seiring melemahnya kontrol Hamas di Gaza akibat rangkaian serangan dan pengeboman intensif oleh Israel.
Dalam situasi kekosongan kekuasaan tersebut, sejumlah kelompok kriminal disebut bergerak mandiri dan menargetkan figur-figur penting Hamas. Salah satu kelompok yang menjadi sorotan adalah Helles Gang, yang dilaporkan memaksa warga Palestina meninggalkan sebuah kawasan permukiman atas permintaan Israel.
Laporan tersebut juga mencatat adanya korban jiwa di kalangan warga sipil Palestina saat mereka mendekati garis kuning di wilayah Shejaia dan Tuffah. Peristiwa itu memicu Hamas melakukan penyergapan terhadap sejumlah anggota geng di pinggiran Kota Gaza pada awal pekan ini.
Pemimpin geng tersebut, Rami Helles, melalui unggahan di Facebook mengonfirmasi kematian Raad al-Jamal, yang disebut sebagai salah satu anggota awal kelompoknya.











