Kolaborasi ini diharapkan dapat mempersempit celah teknologi antara pengusaha besar dan pelaku usaha kecil di pelosok daerah.
Selain fokus pada UMKM, program literasi digital ini juga menyasar kelompok masyarakat luas, termasuk guru, pemuda, hingga kalangan pesantren. Pendekatan inklusif menjadi poin penting agar teknologi AI tidak hanya dinikmati oleh masyarakat perkotaan.
Dengan kedaulatan digital yang kuat, diharapkan masyarakat Indonesia mampu bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi pemain aktif di era ekonomi digital dunia.[dit]
