Jamin Listrik Lebaran 1447 H, PLN Amankan 82 Juta Ton Batu Bara

Airlangga meminta PT PLN (Persero) segera menyelesaikan pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa yang mengganggu perekonomian nasional, namun menilai usulan diskon kompensasi tarif bagi pelanggan terdampak kurang tepat karena listrik sudah disubsidi./(instagram)

Keterlibatan pemasok besar seperti Adaro, Bukit Asam, hingga Kaltim Prima Coal menjadi kunci stabilitas energi nasional tahun ini.

Pasokan jumbo ini diprediksi mampu menjaga Hari Operasi (HOP) PLN hingga akhir Agustus 2026.

Meski stok saat ini dianggap sangat memadai untuk mencegah risiko black out, Rizal menyebutkan bahwa PLN masih memerlukan tambahan sekitar 40 juta ton lagi untuk menggenapi kebutuhan sepanjang tahun 2026.

Dengan total skema DMO mencapai 124 juta ton, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir akan adanya gangguan listrik selama momen penting Idulfitri.[dit]

Exit mobile version