Hukum  

Bareskrim Kirim Tim Dokter RS Polri ke Kendari, Cek Kondisi ‘Sakit’ Tersangka Anton Timbang

Gedung Bareskrim Polri/Scrsht.

FAKTANASIONAL.NET – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengambil langkah tegas untuk memastikan kondisi kesehatan Ketua Kadin Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton Timbang.

Tersangka kasus tambang nikel ilegal tersebut kembali mangkir dari jadwal pemeriksaan dengan alasan sakit.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Moh Irhamni, mengonfirmasi bahwa pihak kuasa hukum Anton telah mengajukan permohonan penundaan pemeriksaan.

“Penasihat hukum (Anton) mengirimkan surat keterangan bahwa yang bersangkutan melakukan penundaan kembali karena alasan sakit,” ujar Irhamni kepada wartawan, Selasa (21/4/2026).

Pastikan Bukan Upaya Penghindaran

Untuk memvalidasi alasan tersebut, Bareskrim mengirimkan tim dokter ahli dari RS Polri Kramat Jati.

Langkah ini diambil untuk memastikan apakah kondisi kesehatan Anton benar-benar tidak memungkinkan untuk diperiksa atau sekadar upaya menghindari proses hukum.

Selain pengecekan medis, penyidik juga tengah menyiapkan langkah prosedural berikutnya.