Asia Terjepit Krisis Energi: Perang Iran Paksa Negara Importir Kuras Cadangan Devisa

Amerika Serikat terus memperketat blokade maritim terhadap Iran dan tercatat telah mengalihkan sedikitnya 115 kapal komersial yang mencoba mengakses pelabuhan Teheran./(fkn)

Namun, langkah ini menguras ruang fiskal, terutama bagi negara dengan ekonomi rentan seperti Pakistan dan Bangladesh.

Di sisi lain, mata uang regional seperti Rupiah, Peso, dan Rupee terus melemah tajam terhadap Dolar AS, yang semakin mempermahal biaya impor energi.

Indonesia sendiri mengambil kebijakan proteksionis dengan memprioritaskan pasar domestik dan mulai mencari sumber pasokan baru dari Afrika hingga Rusia untuk menggantikan minyak Timur Tengah.

Sementara itu, Jepang telah mulai melepas 36 juta barel cadangan minyak nasionalnya sebagai upaya terakhir menjaga stabilitas industri dalam negeri.

Meskipun Goldman Sachs menilai ada ketahanan struktural yang terlihat, menipisnya stok penyangga di berbagai negara memberikan peringatan keras akan ketidakpastian ekonomi di sepanjang tahun 2026.[dit]