Markas Judol Hayam Wuruk Digerebek, Alarm Bahaya Kebobolan Lintas Institusi?

Markas Judol Hayam Wuruk Digerebek, Alarm Bahaya Kebobolan Lintas Institusi?/(Foto: Ilustrasi)

FAKTANASIONAL.NET – Penggerebekan markas judi online (judol) berskala internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta, tidak boleh hanya dirayakan sebagai prestasi penegakan hukum semata.

Kasus ini justru menguak indikasi rapuhnya pertahanan negara. Mengutip pernyataan Hamdi Putra dari Forum Sipil Bersuara (FORSIBER) pada 11 Mei 2026, temuan mengejutkan ini menjadi bukti nyata adanya dugaan kegagalan berlapis lintas instansi dalam mengendus kejahatan siber transnasional di jantung ibu kota.

Keterlibatan ratusan operator berstatus Warga Negara Asing (WNA) dari berbagai negara menegaskan bahwa ini bukan operasi rahasia berskala kecil, melainkan sindikat terstruktur.

Kehadiran ratusan pekerja asing yang mengendalikan jaringan judol secara masif memicu keraguan publik atas ketatnya sistem pengawasan keimigrasian nasional.

Sangat tidak masuk akal jika mobilitas manusia berskala besar, penyewaan gedung operasional, hingga logistik harian beroperasi tanpa memicu alarm pemerintah.

FORSIBER secara kritis menyoroti bahwa tanpa kemampuan intelijen preventif, aparatur negara seolah hanya bertindak reaktif ketika kejahatan telah menggurita.

Exit mobile version