Darurat Judi Online Anak: Menanti Terobosan Nyata Komdigi di Era Digital Modern

Darurat Judi Online Anak: Menanti Terobosan Nyata Komdigi di Era Digital Modern/(Foto: Ilustrasi)

Forsiber berpendapat bahwa narasi moral dan literasi digital yang bersifat imbauan tidak akan mampu melindungi puluhan ribu anak di bawah usia 10 tahun yang sudah menjadi korban.

Pemerintah didesak untuk tidak lagi hanya mengejar domain situs yang muncul dalam hitungan jam setelah ditutup.

Sebaliknya, Indonesia perlu mengadopsi prinsip safety by design seperti yang diterapkan di negara-negara maju. Langkah ini mewajibkan platform digital membangun benteng keamanan sejak tahap pengembangan, termasuk pengawasan algoritma dan audit sistem rekomendasi otomatis.

Tanpa adanya kontrol sistemik yang kuat terhadap teknologi, pengakuan pemerintah soal angka korban hanya akan menjadi cermin kegagalan dalam merumuskan kebijakan yang relevan dengan zaman.[dit]

Exit mobile version