FAKTANASIONAL.NET — Pemerintah, dunia pendidikan, dan industri harus memperkuat kolaborasi strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Sinergi ini dinilai krusial guna mendukung agenda besar transformasi digital nasional di tengah ketidakpastian global.
Topik tersebut menjadi bahasan utama dalam seminar publik yang diselenggarakan oleh Swiss German University (SGU) bertajuk “Navigating Global Uncertainty: Leadership and Innovation for the Future” di Kampus SGU, The Prominence Tower, Alam Sutera, Tangerang.
Diskusi yang dipandu oleh akademisi SGU, Eka Budiarto, ini menghadirkan tiga narasumber lintas sektor.
Mereka adalah Menteri Perdagangan Periode 2016-2019 Enggartiasto Lukita, Direktur Data Pembangunan dan Pemerintah Digital Kementerian PPN/Bappenas Dini Maghfirra, serta Asisten Deputi Keterpaduan Layanan Digital Nasional Kementerian PANRB Adi Nugroho.
Para narasumber sepakat bahwa pesatnya perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta perubahan pola kerja saat ini menuntut individu maupun organisasi untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensi.
Baca Juga: SGU dan Endress+Hauser Indonesia Berkolaborasi Siapkan Talenta Hadapi Transformasi Industri
Dari sudut pandang bisnis dan media, Enggartiasto Lukita menekankan pentingnya kepemimpinan visioner dan ketajaman dalam membaca arah perubahan demi menjaga keberlanjutan organisasi.
Sementara dari sisi perencanaan negara, Dini Maghfirra menyoroti peran strategis pemanfaatan data untuk mendukung pembangunan nasional yang lebih efektif, responsif, dan berbasis bukti.
Integrasi data tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi pelayanan publik masa depan.
“Bahwa transformasi digital bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan perubahan menyeluruh dalam tata kelola dan pelayanan publik yang membutuhkan integrasi layanan, kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan talenta digital yang berkelanjutan,” kata Adi Nugroho dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (23/6/2026).
Perguruan Tinggi sebagai Jembatan Industri
Merespons kebutuhan tersebut, Rektor Swiss German University, Samuel P. Kusumocahyo, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memikul tanggung jawab besar untuk mencetak generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap memimpin di era disrupsi.











