FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah daerah menuntut seluruh pemenang ajang Singkawang Innovation Award 2026 untuk mengimplementasikan karya mereka demi meningkatkan mutu Pelayanan Publik di Singkawang.
Tuntutan kinerja tersebut disampaikan secara langsung oleh Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin saat menutup perhelatan inovasi daerah di Kantor Wali Kota pada Rabu (8/7/2026).
Muhammadin menegaskan bahwa setiap gagasan terobosan yang lahir di lingkungan birokrasi pemerintahan tidak boleh berhenti sebatas sebagai karya perlombaan semata.
Lebih dari sekadar ajang unjuk kebolehan, karya tersebut dituntut untuk mampu diterapkan secara nyata demi meningkatkan efektivitas kinerja para aparatur sipil negara.
Implementasi gagasan baru mutlak diperlukan guna memastikan akses Pelayanan Publik di Singkawang dapat berjalan semakin efisien dan berorientasi pada kebutuhan riil warga.
“Kita harus berubah menjadi jauh lebih baik. Inovasi ini jangan hanya selesai sampai di perlombaan saja, tetapi tujuan sesungguhnya adalah dapat diterapkan untuk mendukung kinerja ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Muhammadin menekankan bahwa budaya penciptaan hal baru menjadi senjata utama instansi birokrasi dalam menjawab tantangan zaman yang terus berubah sangat cepat.
Pemerintah meyakini bahwa budaya berinovasi yang tumbuh subur di setiap perangkat daerah akan langsung memperkuat indikator daya saing kota secara menyeluruh.
Kehadiran berbagai ide segar tersebut dinilai menjadi solusi tepat dalam menjawab kompleksitas persoalan pembangunan daerah khususnya pada sektor kesehatan dan pendidikan dasar.
“Kita harus siap menghadapi perubahan dunia yang semakin cepat dan kompleks. Karena itu, inovasi adalah sebuah keharusan untuk mempermudah kita menyelesaikan berbagai persoalan, khususnya dalam pelayanan publik,” ujarnya.
Sebagai informasi tambahan pada ajang pameran tahunan tersebut produk sabun herbal milik Sekolah Dasar Negeri 27 Singkawang berhasil keluar sebagai pemenang juara pertama.
Posisi kedua ditempati oleh terobosan Unit Pelaksana Teknis Pusat Kesehatan Masyarakat Singkawang Timur II yang kemudian disusul oleh gagasan literasi Sekolah Dasar Negeri 61 Singkawang.
Seluruh karya pemenang yang berasal dari sektor kesehatan dan pendidikan tersebut kini bersiap untuk diaplikasikan secara meluas bagi kemaslahatan masyarakat daerah.
(*Red)









