Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun Drastis, Penilaian Ekonomi Ikut Memburuk

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun Drastis, Penilaian Ekonomi Ikut Memburuk/(ilustrasi)

Sementara itu, tingkat ketidakpuasan meningkat tajam. Jika sebelumnya hanya 16 persen, kini jumlah responden yang menyatakan kurang puas maupun tidak puas mencapai 46,9 persen.

Secara rinci, 4,8 persen responden mengaku sangat puas dan 46,3 persen cukup puas. Adapun 35 persen menyatakan kurang puas, 11,9 persen tidak puas sama sekali, sedangkan 2,1 persen memilih tidak menjawab atau tidak mengetahui.

SMRC juga mencatat meningkatnya pesimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Hanya 15,7 persen responden yang menilai kondisi ekonomi saat ini baik atau sangat baik.

Sebaliknya, 49,4 persen responden menilai kondisi ekonomi berada dalam kategori buruk atau sangat buruk, sedangkan 33,9 persen menganggap kondisinya sedang.

Penilaian terhadap perkembangan ekonomi dibandingkan tahun lalu juga didominasi sentimen negatif.

Sebanyak 45,8 persen responden menyebut kondisi ekonomi saat ini lebih buruk dibandingkan setahun sebelumnya, sementara hanya 19,7 persen yang menilai situasi ekonomi mengalami perbaikan.[dit]