FAKTANASIONAL.NET – Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Troy Pantouw, disebut masih aktif menjalankan tugas dan terlibat dalam persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Nusantara sebelum meninggal dunia pada Sabtu (25/7).
Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, mengungkapkan seluruh jajaran Otorita IKN tengah berkonsentrasi mempersiapkan rangkaian kegiatan HUT RI yang akan berlangsung pada Agustus 2026. Troy menjadi salah satu pejabat yang terlibat langsung dalam proses tersebut.
Bimo mengaku komunikasi terakhir dengan Troy terjadi pada Jumat (24/7) siang dan saat itu kondisinya terlihat sehat tanpa keluhan. Pernyataan tersebut dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (26/7).
Bimo menjelaskan dirinya beberapa waktu terakhir intens berdiskusi dengan Troy mengenai berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan perayaan kemerdekaan di IKN.
“Kita semua fokus di bulan Agustus nanti kita akan menjalankan rangkaian kegiatan-kegiatan yang ada di Nusantara,” ujar Bimo.
Kepergian Troy menjadi duka bagi Otorita IKN, mengingat ia masih menjalankan aktivitas kedinasan hingga sehari sebelum ditemukan meninggal dunia.
Putra almarhum, Romeo Matthew Pantouw, mengenang ayahnya sebagai figur yang menguasai teori sekaligus praktik komunikasi. Menurutnya, Troy menjadi inspirasi baik dalam pekerjaan maupun kehidupan keluarga.
“Sosok yang sangat inspiratif… Beliau tidak hanya mengerti teori, tapi juga praktisi komunikasi yang sangat luar biasa,” ujar Romeo.
Romeo juga mengungkapkan sang ayah tidak memiliki riwayat penyakit serius. Pada Sabtu (25/7), sopir telah menunggu untuk mengantar Troy menghadiri agenda di IKN. Namun hingga sekitar pukul 11.00–12.00 WITA, Troy tidak keluar dari kamar.
Setelah berbagai upaya menghubungi tidak berhasil, petugas akhirnya mendobrak pintu dan menemukan Troy sudah tidak bernapas.
Ia sempat dibawa ke Rumah Sakit Hermina IKN, tetapi dokter menyatakan telah meninggal dunia.
Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, kematian Troy diduga terjadi secara wajar tanpa ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun kekurangan oksigen.[dit]
