Tensi Geopolitik Membaik, Harga Minyak Dunia Merosot Tajam ke Level 82 Dolar AS

Harga minyak mentah dunia jenis Brent dan WTI anjlok tajam hingga 8,7 persen pada Senin (27/7/2026), menyusul laporan kesediaan Iran menghentikan serangan jika AS menahan aksi militernya di Timur Tengah./(Pixabay)

Pasar Tetap Waspada

Meskipun harga mengalami penurunan cukup tajam, para pelaku pasar ditegaskan untuk tidak meremehkan potensi dinamika mendatang.

Mereka dipastikan bakal terus memantau perkembangan hubungan diplomatik maupun militer antara AS dan Iran.

Mengingat tingginya sensitivitas sektor energi, setiap perubahan situasi atau insiden tak terduga di kawasan Timur Tengah diyakini masih berpotensi memengaruhi pergerakan harga minyak dunia dalam waktu singkat.

Baca Juga: Bahas Geopolitik dan Stabilitas Nasional di Tengah Pelemahan Rupiah, Rapat Komisi I DPR dan BIN Digelar Tertutup

Exit mobile version