“Kami mengapresiasi dukungan serta kerja sama dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk PTK, Pertamina Patra Niaga, beserta Basarnas Surabaya, sehingga proses evakuasi berjalan aman dan lancar,” ujar Captain Hans.
Sebagai informasi, Transko Arafura merupakan armada kapal tanker minyak berkapasitas 3.500 long ton deadweight (LT DWT) yang mengemban tugas utama mendistribusikan pasokan energi BBM di bawah naungan operasional Pertamina Group.
Update Operasi SAR: 234 Orang Dievakuasi, 5 Meninggal Dunia
Secara keseluruhan, operasi pencarian dan pertolongan (search and rescue) terhadap KMP Mutiara Sentosa 2 terus bergerak masif.
Hingga Senin (3/8) pukul 08.40 WIB, tim SAR gabungan mendata sebanyak 234 penumpang dan awak kapal (persons on board/POB) telah berhasil dievakuasi dari perairan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 229 orang dinyatakan selamat, sementara lima orang korban ditemukan meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus Search Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit, menegaskan operasi pencarian masih terus dibuka dengan mengerahkan berbagai alutsista laut dan udara, seperti KN SAR 249 Permadi, KRI Bung Hatta-370, KNP Grantin P.211, hingga helikopter Ditpolairud Polda Jawa Timur.
Sejumlah kapal niaga dan perlintasan di sekitar lokasi—termasuk Transko Arafura—turut bahu-membahu menyisir perairan. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2 masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.
Baca Juga: Sudirman Said Datangi KPK Jumat Pagi, Diperiksa Kasus Pertamina Energy Trading Limited











