Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan UMKM menjadi kunci penting untuk menghubungkan produk lokal pesisir ke jaringan pasar yang lebih luas.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menekankan pentingnya pendampingan kelembagaan dan akses pasar agar sektor perikanan maupun kuliner lokal bisa berkembang secara konsisten.
“Bank Kalbar ingin hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat desa agar semakin produktif dan mampu mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki. Melalui digitalisasi dan pelayanan perbankan yang kami hadirkan secara langsung, kami berharap masyarakat Teluk Batang semakin mudah mengakses layanan keuangan dan dapat memanfaatkannya untuk mendukung aktivitas usaha,” ujar Rokidi.
“Kami melihat desa memiliki potensi yang besar untuk tumbuh. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dapat dikelola secara konsisten, memiliki pasar dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Bank Kalbar siap mendukung dari sisi layanan dan ekosistem keuangan agar geliat ekonomi di desa dapat terus berkembang,” tambah Rokidi.
Penguatan sektor pariwisata dan BUMDes diharapkan dapat menjadikan wilayah transit ini sebagai pusat pertumbuhan baru di Kayong Utara.
Optimalisasi potensi ekonomi Desa Teluk Batang melalui program terintegrasi ini ditargetkan mampu menciptakan sumber pendapatan berulang bagi warga setempat secara produktif.







