Ia mengatakan jumlah korban yang telah dievakuasi kini telah sesuai dengan manifest sementara. “Sementara bisa kita sinkronkan bahwa jumlah korban dan juga jumlah penumpang yang ada di dalam kapal sementara sesuai,” ujar Syafii.
Meski operasi SAR khusus telah dihentikan, Basarnas memastikan pemantauan di sekitar lokasi kebakaran tetap dilakukan melalui operasi kesiapsiagaan rutin.
Fokus pengawasan akan tetap diarahkan ke wilayah perairan tempat insiden berlangsung.
Syafii menegaskan, Basarnas juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat.
Apabila di kemudian hari terdapat laporan mengenai anggota keluarga yang belum ditemukan, operasi pencarian akan kembali dibuka dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Di akhir keterangannya, Syafii menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel SAR, tenaga medis, TNI, Polri, relawan, dan unsur terkait yang terlibat dalam proses evakuasi hingga seluruh korban berhasil dievakuasi.[dit]
