Cek Kesiapan Satuan Baru, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Yonif TP 898/Pancalang Cakti di Kampar

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama pejabat TNI mendengarkan paparan dari Danyonif TP 898/Pancalang Cakti Letkol Inf Erica saat meninjau fasilitas Marshaling Area Yonif TP 898 di Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau./Dok. kemhan

FAKTANASIONAL.NET – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melanjutkan agenda kunjungan kerjanya di Provinsi Riau dengan meninjau Marshaling Area Yonif TP 898/Pancalang Cakti yang berlokasi di Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, pada Kamis (6/8/2026).

Peninjauan ini diselenggarakan sebagai bagian dari langkah evaluasi berkala terhadap kesiapan satuan-satuan Teritorial Pembangunan (TP) di bawah naungan Brigif TP 89/Gimpam Gasib, Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Menhan RI didampingi oleh jajaran pimpinan militer dan pertahanan, antara lain Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan, serta Pangdam XIX/Tuanku Tambusai.

Agenda dibuka dengan pemaparan dari Komandan Yonif TP 898/Pancalang Cakti, Letkol Inf Erica, terkait dinamika pembentukan satuan serta kondisi terkini pangkalan sementara.

Baca Juga: Perkuat Pertahanan Maritim, Menhan RI dan Jepang Sepakati Kerja Sama Industri Hingga Transfer Teknologi

Letkol Inf Erica melaporkan bahwa saat ini Yonif TP 898 menempati Marshaling Area seluas 1,5 hektare sebagai basis operasional transisi, sembari merampungkan pembangunan sarana dan prasarana permanen guna menunjang tugas-tugas mendatang.

Peninjauan lapangan ini difokuskan pada pengecekan kesiapan fasilitas pendukung, kondisi fisik dan mental personel, hingga kelangsungan pembangunan fisik pangkalan sebagai bagian integral dari penguatan postur pertahanan nasional.

Menhan Sjafrie juga menyempatkan diri melihat secara langsung fasilitas pangkalan yang dimanfaatkan para prajurit untuk kegiatan dinas sehari-hari.

Langkah ini mempertegas komitmen Kementerian Pertahanan dalam mengawal pembentukan satuan-satuan militer baru agar berjalan presisi sesuai rencana, dilengkapi infrastruktur yang layak, serta siap mencapai tingkat kesiapan operasional yang optimal.

Keberadaan satuan Teritorial Pembangunan diharapkan tak hanya memperkokoh pertahanan wilayah di daerah, melainkan juga memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca Juga: Prabowo Terima Kunjungan Menhan Australia di Kertanegara, Bahas Isu Kawasan dalam Suasana Akrab

Exit mobile version