FAKTANASIONAL.NET — Kerja sama di kawasan Asia Tenggara harus mampu memberikan dampak dan manfaat yang dirasakan langsung oleh seluruh masyarakatnya.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, saat menghadiri Peringatan ke-59 Hari ASEAN yang berlangsung di Markas Besar ASEAN, Jakarta (8/8).
Menlu Sugiono menekankan bahwa tolok ukur utama keberhasilan organisasi kawasan ini terletak pada kesejahteraan dan keamanan rakyat di negara-negara anggotanya.
“Keberhasilan ASEAN akan diukur dari kemampuannya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, memperoleh pekerjaan yang layak, hidup dengan aman, serta menatap masa depan dengan penuh keyakinan,” tutur Menlu Sugiono dikutip Senin (10/8/2026).
Baca Juga: Hadapi Gejolak Global, Menlu Sugiono Dorong ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Rantai Pasok
Guna mencapai sasaran tersebut, ASEAN dituntut untuk terus memperkuat kapasitas internalnya dalam melindungi warga dari berbagai gejolak dan krisis global.
Langkah strategis yang perlu diambil meliputi penguatan ketahanan pangan dan energi, perlindungan warga negara saat krisis, hingga penyiapan generasi muda melalui pendidikan dan peningkatan keterampilan agar siap memimpin di masa depan.
Dalam menavigasi dinamika geopolitik global, Menlu Sugiono menegaskan pentingnya menjaga netralitas kawasan.
ASEAN tidak boleh terseret dalam rivalitas kekuatan besar dunia.











