“Perguruan tinggi harus aktif menjalin kerja sama dengan pihak industri. Link and match antara kampus dan dunia usaha harus benar-benar diwujudkan, sehingga lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang dibutuhkan dan bisa lebih cepat diserap oleh pasar kerja,” jelasnya.
Selain pembenahan sektor pendidikan, pemerintah juga diminta untuk memberikan stimulus pada sektor-sektor perekonomian yang mampu menampung tenaga kerja dalam skala besar.
“Pemerintah perlu memberikan insentif terhadap proyek padat karya, sehingga proyek-proyek pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga mampu menyerap banyak tenaga kerja,” katanya.
Zainul menegaskan bahwa penanganan pengangguran terdidik membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Ia mengusulkan pembentukan forum bersama yang melibatkan pemerintah, akademisi, dan pelaku industri untuk merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Menkeu Pastikan Komitmen Anggaran Pendidikan 20 Persen di APBN
